Annyeong, cetz! Punya impian melanjutkan kuliah di Korea Selatan? Selain mempersiapkan dokumen pendaftaran universitas, visa, dan kemampuan bahasa Korea, ada satu hal penting yang gak boleh cetz lewatkan, yaitu asuransi kesehatan.
National Health Insurance Service atau NHIS adalah sistem asuransi kesehatan nasional Korea Selatan. Jadi, sebagai mahasiswa asing cetz wajib mengikuti program ini sesuai aturan yang berlaku.
Untuk itu, Cetta Korean bakal membahas cara mendaftar NHIS, berapa biaya preminya, dan layanan medis apa saja yang ditanggung. 함께 알아볼까요?

1. Apa Itu NHIS dan Mengapa Mahasiswa Asing Wajib Memilikinya?
National Health Insurance Service (NHIS) adalah lembaga yang mengelola program asuransi kesehatan nasional Korea Selatan. Program ini membantu mahasiswa mendapatkan layanan kesehatan yang memenuhi ketentuan perlindungan asuransi, sehingga biaya pengobatan yang harus dibayar sendiri bisa lebih ringan.
Dilansir Study in Korea, waktu mulai kepesertaan mahasiswa internasional bergantung pada status tinggalnya. Misalnya, mahasiswa dengan visa studi D-2 umumnya mulai terdaftar sejak tanggal registrasi orang asing, sedangkan pemegang visa pelatihan umum D-4 umumnya mulai memenuhi ketentuan kepesertaan setelah enam bulan tinggal di Korea.
Lalu, apa saja manfaat NHIS untuk mahasiswa asing?
- Membantu menanggung biaya layanan kesehatan: Peserta dapat memperoleh manfaat asuransi untuk layanan medis yang memenuhi ketentuan NHIS.
- Mendukung akses ke fasilitas kesehatan: Asuransi dapat digunakan sesuai aturan yang berlaku ketika peserta mengakses layanan di fasilitas medis yang menerima NHIS.
- Memberikan perlindungan selama masa studi: Kepesertaan membantu mahasiswa mempersiapkan kebutuhan kesehatan selama tinggal di Korea Selatan.
Namun, perlu diingat bahwa memiliki NHIS bukan berarti semua biaya pengobatan menjadi gratis, ya. Oleh karena itu, sebelum berangkat, cetz sebaiknya memahami ketentuan dan manfaat asuransi agar gak kebingungan ketika membutuhkan layanan medis saat di Korea.
2. Cara Mendaftar NHIS sebagai Mahasiswa Internasional
Kabar baiknya, mahasiswa internasional yang memenuhi persyaratan umumnya gak perlu mengajukan pendaftaran NHIS secara terpisah. Melansir Study in Korea, kepesertaan mahasiswa yang memenuhi ketentuan dapat diproses secara otomatis, kemudian kartu atau panduan kepesertaan dikirimkan ke alamat tempat tinggal yang terdaftar di Korea Selatan.
Meski begitu, cetz tetap perlu memastikan data imigrasi dan alamat tempat tinggal sudah benar agar proses administrasi berjalan lancar, ya. Berikut beberapa hal yang perlu cetz perhatikan:
a. Siapkan Dokumen dan Informasi Identitas
Sebelum berangkat, pastikan dokumen perjalanan dan administrasi pendidikan sudah lengkap. Beberapa dokumen atau informasi yang mungkin diperlukan untuk memverifikasi status kepesertaan meliputi:
- Paspor yang masih berlaku.
- Visa atau dokumen yang menunjukkan status tinggal di Korea Selatan.
- Kartu Registrasi Orang Asing (Residence Card atau RC), jika sudah diterbitkan.
- Informasi alamat tempat tinggal di Korea Selatan.
- Dokumen mahasiswa, seperti surat penerimaan atau bukti pendaftaran universitas, jika diminta.
b. Pahami Timeline Pembukaan Pendaftarannya
Waktu mulai pendaftaran mahasiswa asing dapat berbeda berdasarkan status visa dan ketentuan yang berlaku.
Sebagai gambaran, berikut informasi terkait asuransi kesehatan di Korea Selatan untuk mahasiswa internasional:
| Status tinggal | Waktu mulai kepesertaan |
| Visa studi D-2 | Umumnya sejak tanggal registrasi orang asing. |
| Visa pelatihan umum D-4 | Umumnya setelah enam bulan sejak kedatangan. |
Jadi, cetz tetap perlu mengonfirmasi ketentuan yang berlaku untuk jenis visa dan datamu, ya.
c. Pastikan Alamat Tempat Tinggal Sudah Terdaftar
Alamat tempat tinggal perlu diperhatikan karena kartu atau panduan kepesertaan dapat dikirimkan ke alamat yang terdaftar. Jika pindah ke asrama atau goshiwon (고시원), pastikan cetz mengikuti prosedur pelaporan perubahan alamat yang berlaku.
Periksa juga surat pemberitahuan dari NHIS agar cetz gak melewatkan informasi penting terkait premi, status kepesertaan, atau administrasi lainnya. Jika cetz belum menerima pemberitahuan mengenai kepesertaan NHIS meskipun merasa sudah memenuhi persyaratan, kamu bisa menghubungi NHIS atau meminta bantuan kantor mahasiswa internasional di kampus.
Dengan begitu, cetz bisa memastikan status kepesertaan dan menghindari kendala administrasi. Mudah, bukan?
3. Estimasi Biaya Premi Bulanan dan Layanan yang Ditanggung NHIS
Setelah memahami cara pendaftaran, sekarang saatnya membahas biaya asuransi kesehatan mahasiswa asing di Korea. Informasi ini penting agar cetz bisa memasukkan premi asuransi ke dalam anggaran bulanan selama kuliah.
Menurut NHIS, rata-rata premi bulanan peserta asing yang terdaftar sebagai peserta mandiri pada 2026 adalah sekitar 158.630 won atau setara dengan Rp2,12 juta. Jumlah tersebut sudah termasuk premi asuransi perawatan kesehatan jangka panjang.
Namun, mahasiswa internasional pemegang visa D-2 (studi) dan D-4 (pelatihan umum) yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh pengurangan premi sebesar 50 persen. Dengan demikian, biaya premi bulanannya diperkirakan menjadi 79.315 won atau sekitar Rp1,06 juta.
Sebagai gambaran, berikut simulasi biaya asuransi kesehatan mahasiswa asing di Korea berdasarkan rata-rata premi tersebut:
| Keterangan | Estimasi biaya per bulan |
| Premi rata-rata sebelum pengurangan | 158.630 won atau Rp2.116.124 |
| Pengurangan premi 50 persen | 79.315 won atau Rp1.058.062 |
| Premi setelah pengurangan 50 persen | 79.315 won atau Rp1.058.062 |
Lantas, apakah NHIS bisa digunakan untuk semua kebutuhan medis?
Berdasarkan informasi resmi NHIS tentang manfaat asuransi, peserta asing memperoleh manfaat sesuai sistem asuransi kesehatan nasional Korea Selatan. Perlindungan tersebut mencakup layanan untuk pencegahan, diagnosis, pengobatan, dan rehabilitasi penyakit atau cedera, sesuai ketentuan yang berlaku.
Beberapa layanan yang dapat memperoleh perlindungan NHIS antara lain:
- Konsultasi medis: Pemeriksaan oleh dokter untuk keluhan kesehatan tertentu.
- Pemeriksaan dan diagnosis: Pemeriksaan yang diperlukan untuk mengetahui kondisi kesehatan sesuai ketentuan pertanggungan.
- Pengobatan penyakit atau cedera: Perawatan medis yang memenuhi ketentuan NHIS.
- Layanan rumah sakit: Perawatan tertentu di rumah sakit sesuai manfaat asuransi.
- Pemeriksaan kesehatan: Program pemeriksaan kesehatan yang memenuhi persyaratan.
Selain itu, peserta mungkin tetap perlu membayar sebagian biaya konsultasi, pemeriksaan, obat, atau tindakan medis. Besarnya pembayaran pun bergantung pada jenis layanan dan ketentuan yang berlaku. Jadi, sisihkan juga anggaran kesehatan bulanan untuk biaya yang gak ditanggung asurans, ya.
4. Perbedaan Asuransi Kampus dan Asuransi Kesehatan Nasional
Selain NHIS, cetz mungkin menemukan informasi tentang asuransi kesehatan yang ditawarkan universitas. Nah, jangan sampai keduanya dianggap sebagai program yang sama, ya!
Asuransi kesehatan nasional dan asuransi yang disediakan kampus atau perusahaan swasta bisa memiliki ketentuan, manfaat, serta prosedur klaim yang berbeda. Berikut perbandingan sederhananya.
| Aspek | NHIS | Asuransi kampus atau swasta |
| Penyelenggara | National Health Insurance Service, lembaga asuransi kesehatan nasional Korea Selatan. | Universitas atau perusahaan asuransi swasta, sesuai program yang ditawarkan. |
| Kepesertaan | Wajib bagi mahasiswa asing yang memenuhi ketentuan kepesertaan. | Bergantung pada kebijakan universitas atau ketentuan polis asuransi. |
| Biaya | Premi ditentukan berdasarkan ketentuan NHIS dan status kepesertaan. | Bergantung pada paket, manfaat, dan ketentuan yang ditawarkan. |
| Manfaat | Mengikuti cakupan manfaat asuransi kesehatan nasional. | Bergantung pada manfaat, batas pertanggungan, dan pengecualian dalam polis. |
| Prosedur klaim | Mengikuti mekanisme penggunaan manfaat NHIS. | Mengikuti prosedur yang ditetapkan universitas atau perusahaan asuransi. |
Tapi, apakah asuransi kampus bisa menggantikan NHIS? Jawabannya, gak selalu, ya, cetz! Ketentuan asuransi bisa berbeda di setiap universitas, sehingga kamu perlu memeriksa kebijakan kampus tujuan sebelum berangkat.
Sebagai contoh, Korea University menjelaskan bahwa perlindungan dari NHIS saja mungkin belum cukup untuk menanggung seluruh biaya medis. Oleh karena itu, mahasiswa disarankan mempertimbangkan asuransi swasta (private insurance) untuk mendapatkan perlindungan tambahan, terutama dalam situasi darurat.
Korea University juga menyediakan program asuransi swasta kolektif melalui Global Services Center (GSC) pada awal semester tertentu. Mahasiswa yang tertarik dapat mengikuti petunjuk pendaftaran melalui email resmi dari GSC.
Meski begitu, asuransi swasta gak bisa menggantikan NHIS. Mahasiswa internasional yang wajib mengikuti NHIS tetap harus terdaftar sebagai peserta, meskipun sudah memiliki asuransi swasta.
Tips Menggunakan dan Mengklaim Asuransi Kesehatan di Korea
Sudah terdaftar sebagai peserta NHIS? Sekarang, cetz perlu memahami cara menggunakan asuransi ketika membutuhkan layanan kesehatan.
Bagi mahasiswa internasional, mengakses fasilitas kesehatan di negara baru bisa terasa membingungkan. Apalagi, cetz mungkin belum terbiasa dengan istilah medis dan prosedur administrasi dalam bahasa Korea.
Supaya lebih siap tinggal di Korea, simak beberapa tips dari Cetta Korean berikut ini, yuk!
a. Siapkan Dokumen Identitas saat Berobat
Ketika mengunjungi klinik atau rumah sakit, bawalah dokumen identitas yang diperlukan untuk memverifikasi status kepesertaan.
Dokumen yang bisa kamu siapkan antara lain:
- Kartu Registrasi Orang Asing (Residence Card atau RC).
- Informasi atau bukti kepesertaan NHIS jika tersedia.
- Dokumen medis atau resep sebelumnya jika diperlukan.
Saat mendaftar, tanyakan apakah fasilitas kesehatan tersebut menerima NHIS dan apakah ada dokumen tambahan yang perlu disiapkan. Jangan lupa memeriksa kembali informasi identitas dan status asuransi jika mengalami kendala ketika menggunakan layanan medis.
b. Pahami Cara Menggunakan NHIS saat Berobat
Pada fasilitas kesehatan yang menerima NHIS, manfaat asuransi umumnya dapat diterapkan langsung pada layanan yang memenuhi ketentuan. Artinya, peserta biasanya hanya membayar bagian biaya yang menjadi tanggungannya, bukan seluruh biaya pengobatan.
Namun, mekanismenya dapat berbeda berdasarkan jenis layanan dan fasilitas kesehatan. Ada pula layanan yang tidak termasuk dalam cakupan NHIS sehingga peserta perlu membayar secara mandiri.
Sebelum menjalani pemeriksaan, cetz bisa menanyakan apakah tindakan medis yang direkomendasikan ditanggung asuransi. Cetz juga bisa meminta rincian biaya agar lebih memahami jumlah yang harus dibayar setelah manfaat asuransi diterapkan.
c. Pelajari Kosakata Bahasa Korea yang Berkaitan dengan Kesehatan
Selain menyiapkan dokumen, kemampuan bahasa Korea juga dapat membantu cetz ketika mengakses layanan kesehatan. Misalnya, cetz perlu menjelaskan gejala kepada dokter, menanyakan biaya pemeriksaan, atau memahami instruksi penggunaan obat.
Langkah mudahnya, cetz bisa menggunakan kosakata berikut ini:
| Kosakata Korea | Arti | Contoh Kalimat | Arti |
| 건강보험 Geongang boheom | Asuransi kesehatan | 건강보험이 적용되나요? Geongang boheomi jeogyongdoenayo? | Apakah asuransi kesehatan berlaku untuk layanan ini? |
| 국민건강보험공단 Gungmin geongang boheom gongdan | National Health Insurance Service (NHIS) | 국민건강보험공단에 문의하고 싶어요. Gungmin geongang boheomgane munuihago sipeoyo. | Saya ingin bertanya kepada NHIS. |
| 병원 Byeongwon | Rumah sakit | 가까운 병원이 어디예요? Gakkaun byeongwoni eodiyeyo? | Di mana rumah sakit terdekat? |
| 진료 Jillyo | Pemeriksaan atau pelayanan medis | 오늘 진료를 받을 수 있나요? Oneul jillyoreul badeul su innayo? | Apakah saya bisa mendapatkan pemeriksaan medis hari ini? |
| 보험료 Boheomnyo | Premi asuransi | 보험료는 얼마예요? Boheomnyoneun eolmayeyo? | Berapa premi asuransinya? |
| 보험증 Boheomjeung | Kartu atau bukti asuransi | 보험증을 보여 드릴게요. Boheomjeungeul boyeo deurilgeyo. | Saya akan menunjukkan kartu asuransi saya. |
| 처방전 Cheobangjeon | Resep obat | 처방전을 받았어요. Cheobangjeoneul badasseoyo. | Saya sudah menerima resep obat. |
| 약국 Yakguk | Apotek | 근처에 약국이 있나요? Geuncheoe yakgugi innayo? | Apakah ada apotek di dekat sini? |
Dengan mempelajari kosakata dan ungkapan tersebut, cetz bisa lebih percaya diri saat mencari informasi tentang asuransi maupun menjelaskan kebutuhan ketika berobat.

Makin Siap Kuliah di Korea dengan Belajar Bahasa Korea Bareng Cetta Korean!
Memahami asuransi kesehatan mahasiswa asing di Korea merupakan salah satu langkah penting sebelum memulai kehidupan perkuliahan di Negeri Ginseng. Mulai dari memahami kewajiban NHIS, menyiapkan anggaran premi, hingga mengetahui prosedur penggunaan asuransi, semuanya perlu dipersiapkan agar cetz gak kebingungan ketika membutuhkan layanan kesehatan.
Nah, kalau cetz ingin meningkatkan kemampuan bahasa Korea sebelum berangkat kuliah, yuk, belajar bersama Cetta Korean!
Sebagai platform kursus bahasa Korea online terbaik, Cetta Korean menyedakan kelas Malhagi untuk melatih kemampuan berbicara agar cetz lebih percaya diri saat berkomunikasi. Selain itu, ada juga kelas Chogeup 1 1-on-1 yang bisa menjadi pilihan tepat untuk belajar Bahasa Korea lebih terarah sesuai kebutuhanmu.
Di Cetta Korean, cetz juga akan mendapatkan berbagai fasilitas yang mendukung proses belajar, seperti:
- Materi up-to-date dan fun: Cetz akan belajar bahasa Korea melalui materi yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari, mulai dari percakapan hingga kosakata yang sering digunakan di Korea.
- Tutor berpengalaman: Cetz akan dibimbing tutor yang membantu meningkatkan kemampuan komunikasi dan penggunaan bahasa Korea agar terdengar lebih natural.
- Kelas interaktif: Proses belajar dilakukan secara dua arah sehingga cetz tidak hanya memahami materi, tetapi juga punya kesempatan untuk aktif berbicara dan mempraktikkannya.
- Komunitas belajar yang supportive: Cetz bisa berlatih bahasa Korea bersama sesama learner melalui Cetta Virtual Society sehingga proses belajar terasa lebih seru dan konsisten.
Yuk, persiapkan diri untuk kuliah di Korea dari sekarang! Konsultasikan kebutuhan belajarmu dengan admin Cetta Korean melalui WhatsApp dan temukan kelas yang sesuai dengan tujuanmu. 한국 유학, 지금부터 준비해요!