GKS (Global Korea Scholarship): Timeline dan Dokumen Lengkap yang Wajib Disiapkan

seorang perempuan terlihat sedang mengerjakan soal dengan wajah frustasi
Daftar Isi

Global Korea Scholarship (GKS) dari NIIED merupakan program beasiswa pemerintah Korea Selatan yang membuka kesempatan kuliah penuh bagi mahasiswa internasional di jenjang sarjana maupun pascasarjana.

Mengingat persyaratannya cukup banyak dan berbeda di tiap jenjang maupun jalur seleksi, persiapan GKS Global Korea Scholarship dokumen wajib kamu cicil dengan cermat sejak awal.

Biar makin yakin menentukan langkah studimu ke Negeri Ginseng, coba kamu baca dulu ulasan lengkap mengenai alasan Korea Selatan jadi negara favorit mahasiswa yang mengupas keunggulan sistem pendidikan di sana.

Setelah itu, yuk perhatikan rincian dokumen wajib pendaftaran global Korea Scholarship dan panduan checklist dokumen beasiswa GKS Korea berikut agar seluruh berkasmu siap diajukan tanpa kendala teknis!

CTA Banner kursus bahasa Korea untuk persiapan TOPIK

Estimasi Pola Timeline Tahunan Pendaftaran Beasiswa GKS

Pola jadwal GKS berbeda antara program Undergraduate (S1) dan Graduate (S2/S3), sementara tanggal pada tahap pertama dapat mengikuti ketentuan kedutaan atau universitas masing-masing.

Karena itu, timeline berikut sebaiknya dipakai sebagai gambaran pola tahunan, bukan tanggal pendaftaran yang berlaku untuk semua negara dan kampus. 

Kalau kamu masih membandingkan jalur pendanaan, kamu juga bisa melihat macam-macam beasiswa kuliah Korea Selatan untuk mengetahui pilihan beasiswa lain di luar GKS sebelum menentukan strategi pendaftaran.

Tahapan SeleksiPola Jadwal GKS-Undergraduate / S1Pola Jadwal GKS-Graduate / S2 & S3
Pengumuman panduan resmi NIIEDUmumnya sekitar September pada tahun sebelum periode studi. Untuk GKS-U 2026, NIIED menerbitkan panduan pada 5 September 2025.Umumnya sekitar Februari. Untuk GKS-G 2026, panduan diterbitkan pada 2 Februari 2026 dan diperbarui pada 20 Februari.  (pengumuman NIIED)
Pendaftaran & seleksi tahap 1Berlangsung setelah panduan diterbitkan, dengan jadwal yang ditentukan oleh kedutaan untuk Embassy Track atau universitas untuk University Track. Umumnya berlangsung sekitar Februari–Maret, tetapi batas waktu tahap pertama mengikuti kedutaan atau universitas masing-masing.  (jadwal resmi NIIED)
Seleksi tahap 2 oleh NIIEDSetelah seleksi tahap pertama selesai, kandidat yang lolos mengikuti proses seleksi berikutnya yang dilakukan NIIED. Pada GKS-U 2026, hasil University Track tahap kedua diumumkan pada 24 Desember 2025. Berlangsung setelah tahap pertama. Pada GKS-G 2026, hasil tahap kedua Embassy Track diumumkan 4 Mei 2026, sedangkan hasil University Track diumumkan 11 Juni 2026.  (hasil University Track)
Seleksi tahap 3 khusus Embassy TrackKandidat Embassy Track yang lolos tahap NIIED melanjutkan proses dengan universitas yang dipilih. Pada GKS-U 2026, hasil tahap ketiga diumumkan 26 Desember 2025, dengan pemilihan universitas final paling lambat 2 Januari 2026.  (pengumuman NIIED)Tidak perlu disamakan dengan pola GKS-U, prosedur dan jumlah tahapan mengikuti panduan program GKS-G pada tahun berjalan.
Pengumuman kelulusan finalUntuk GKS-U 2026, NIIED menyatakan pengumuman kandidat final dilakukan pada awal Januari 2026.Untuk GKS-G 2026, pengumuman kandidat final diterbitkan 1 Juli 2026.  (pengumuman NIIED)

Perbedaan jalur juga penting diperhatikan saat menyiapkan syarat dokumen GKS Embassy Track vs University Track. NIIED menjelaskan bahwa pelamar Embassy Track mengajukan aplikasi melalui kedutaan negara kewarganegaraannya, sedangkan University Track diajukan langsung ke universitas yang ditunjuk.

Karena tahap pertama dikelola oleh institusi yang berbeda, tanggal pembukaan dan tenggat pengumpulan dokumen tidak bisa digeneralisasi sebagai satu tanggal global.

NIIED secara khusus meminta pelamar menghubungi kedutaan atau universitas terkait untuk informasi mengenai metode pengumpulan dan dokumen tambahan yang diperlukan.

Untuk menentukan kampus yang akan dituju, kamu juga bisa membaca daftar Universitas terbaik di Korea Selatan sebagai referensi awal sebelum mencocokkan pilihan tersebut dengan daftar universitas yang tersedia pada panduan GKS tahun berjalan.

Panduan Dokumen Lengkap GKS: Formulir Resmi NIIED hingga Berkas Pendukung

Menyusun berkas sesuai ketentuan resmi NIIED menjadi langkah mendasar agar aplikasimu memenuhi standar verifikasi administrasi.

Untuk setiap periode, gunakan Application Guidelines dan Application Forms resmi yang diterbitkan melalui Study in Korea sebagai acuan karena ketentuan dokumen dapat diperbarui.

1. Formulir Pendaftaran GKS Sesuai Jenjang dan Program Studi

Pada GKS-U, formulir aplikasi mencakup Application Form, Personal Statement, Study Plan, Recommender’s Information, GKS Applicant Agreement, dan Personal Medical Assessment.

Paket formulir tersebut diterbitkan resmi oleh GKS/NIIED bersama Application Guidelines, untuk GKS-U 2027, Application Forms resmi juga tersedia dalam pengumuman terbaru NIIED.

Pada GKS-G, formulir disediakan dalam paket aplikasi tersendiri bersama Application Guidelines dan informasi universitas. 

Isi serta persyaratan formulir harus mengikuti jenjang dan program yang sedang dibuka, termasuk ketentuan tambahan untuk program tertentu bila memang tercantum dalam panduan tahun berjalan.

2. Dokumen Akademik, Konversi Nilai, dan Bukti Hubungan Keluarga

Dokumen akademik yang diminta perlu disesuaikan dengan jenjang dan panduan GKS pada tahun pendaftaran. NIIED menyediakan Application Guidelines tersendiri untuk GKS-U dan GKS-G yang menjelaskan dokumen, prosedur pengajuan, serta persyaratan akademik yang harus dipenuhi pelamar, seperti yang terlampir di laman Study in Korea. 

Untuk persyaratan nilai, jangan melakukan konversi secara sembarangan, ikuti skala dan ketentuan pembuktian nilai yang ditetapkan dalam Application Guidelines. 

Dokumen kewarganegaraan dan hubungan keluarga juga harus mengikuti daftar dokumen serta format pembuktian yang ditetapkan pada panduan program yang sedang dibuka.

3. Ketentuan Surat Rekomendasi dan Sertifikat Kemampuan Bahasa

Surat rekomendasi memiliki prosedur khusus. Dalam panduan aplikasi GKS-G 2026, surat rekomendasi tidak dikirim melalui sistem daring, pemberi rekomendasi harus menempatkannya dalam amplop, menyegelnya, lalu menandatangani bagian belakang penutup amplop tersebut.

Untuk sertifikat kemampuan bahasa, TOPIK maupun TOEFL/IELTS tidak disebut sebagai dokumen wajib universal untuk seluruh pelamar GKS.

Statusnya perlu dilihat pada Application Guidelines dan persyaratan program atau universitas yang dituju karena ketentuannya dapat berbeda, jika dokumen tertentu diwajibkan, pelamar harus mengunggah atau menyerahkannya sesuai prosedur yang ditentukan.

Aturan Terjemahan dan Ketentuan Apostille Dokumen GKS

Sebelum mengurus legalisasi, kamu perlu membedakan antara formulir pendaftaran dan required certificates (dokumen sertifikat wajib) seperti ijazah, transkrip nilai, serta berkas kewarganegaraan.

Dalam panduan GKS-G 2026, formulir pendaftaran yang kamu isi tidak memerlukan legalisasi Apostille. Sebaliknya, required certificates (dokumen sertifikat wajib) memiliki aturan pengesahan tersendiri yang harus dipenuhi.

Selain itu, seluruh berkas yang tidak menggunakan bahasa Inggris atau Korea wajib dilengkapi dengan certified translation (terjemahan tersertifikasi dari penerjemah tersumpah).

Khusus untuk required certificates (dokumen sertifikat wajib), stempel Apostille atau consular confirmation (pengesahan konsuler) dapat dibubuhkan pada dokumen asli maupun pada hasil terjemahan tersertifikasinya, sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam panduan resmi GKS.

Kategori DokumenKetentuan Bahasa AsliProsedur Legalisasi & Sertifikat Apostille
Formulir aplikasi resmi GKSPanduan GKS-U 2027 menetapkan bahwa Application Form (formulir pendaftaran) harus diisi dalam bahasa Inggris. Sementara itu, Personal Statement (esai diri) dan Study Plan (rencana studi) boleh ditulis menggunakan bahasa Inggris atau bahasa Korea.Formulir pendaftaran tidak membutuhkan Apostille maupun consular confirmation (pengesahan konsuler). Namun bagi pendaftar jalur Embassy Track (jalur kedutaan), berkas formulir yang dicetak dari situs Study in Korea wajib dibubuhi tanda tangan basah pada kolom yang telah disediakan. (Pai Chai University)
Dokumen kewarganegaraan dan hubungan keluargaSemua berkas yang awalnya tidak berbahasa Inggris atau Korea wajib menyertakan certified translation (terjemahan tersertifikasi dari penerjemah tersumpah).Untuk berkas yang masuk dalam kategori required certificates (dokumen sertifikat wajib), legalisasi Apostille atau consular confirmation (pengesahan konsuler) dibubuhkan pada dokumen asli atau hasil terjemahan tersertifikasinya. Karena Indonesia telah meratifikasi Konvensi Apostille, dokumen resmi terbitan Indonesia yang memenuhi syarat cukup menggunakan layanan Apostille, bukan memilih consular confirmation sebagai jalur umum. (panduan resmi GKS-G (NIIED))
Dokumen akademik seperti ijazah dan transkripJika ijazah atau transkrip aslimu sudah diterbitkan dalam bahasa Inggris atau Korea, kamu tidak perlu menerjemahkannya lagi. Namun jika menggunakan bahasa lain (seperti bahasa Indonesia), berkas tersebut wajib dilengkapi dengan certified translation (terjemahan tersertifikasi). (panduan resmi GKS-G (NIIED))Required certificates (dokumen sertifikat wajib) harus disahkan melalui sertifikat Apostille atau consular confirmation (pengesahan konsuler). Bagi pendaftar asal Indonesia, panduan GKS mengarahkan untuk memakai sertifikat Apostille. (panduan resmi GKS-G (NIIED))

Untuk pengurusan di Indonesia, menurut ketentuan Ditjen AHU (Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum),  berkas yang ingin diproses Apostille harus berupa dokumen resmi terbitan Indonesia yang sudah dilegalisasi terlebih dahulu oleh pejabat berwenang di instansi penerbitnya. (HCCH)

5 Kesalahan Teknis Pemberkasan yang Berisiko Menggugurkan Pelamar GKS

Memerhatikan detail teknis pengiriman berkas menghindarkan berkas lamaranmu dari kendala administrasi sejak putaran pertama. Berikut adalah kesalahan yang patut kamu ketahui dan hindari:

  • Mengirim dokumen asli yang tidak dapat diterbitkan ulang: Dokumen yang sudah diserahkan untuk aplikasi GKS tidak dikembalikan, sehingga jangan mengirim dokumen asli yang masih kamu perlukan kecuali panduan atau pihak penerima memang secara khusus memintanya. Ketentuan ini ditegaskan dalam formulir GKS dan pengumuman GKS terbaru.
  • Menyerahkan surat rekomendasi yang tidak disegel sesuai instruksi: Untuk GKS-G 2026, surat rekomendasi harus ditempatkan dalam amplop, disegel, kemudian pemberi rekomendasi membubuhkan tanda tangan melintasi bagian belakang segel amplop, surat yang tidak mengikuti ketentuan tersebut berisiko tidak memenuhi persyaratan administrasi. 
  • Mengabaikan standar konversi nilai resmi NIIED: Jangan mengubah skala nilai atau menghitung persentil secara sembarangan, gunakan ketentuan dan tabel konversi yang tercantum dalam panduan GKS pada tahun pendaftaran serta bukti resmi dari institusi pendidikan jika diminta.
  • Menyamakan ketentuan jumlah salinan dokumen untuk semua jalur dan tahap: Jumlah serta bentuk dokumen yang harus diserahkan dapat berbeda menurut jenjang, jalur pendaftaran, dan tahap seleksi, sehingga pelamar perlu mengikuti instruksi kedutaan atau universitas yang melakukan seleksi tahap pertama. 
  • Menganggap TOPIK Level 3 sebagai syarat wajib saat mendaftar: Sertifikat TOPIK bersifat opsional dalam dokumen pendaftaran GKS-U 2027, tetapi pemilik TOPIK Level 3, 4, dan 5 atau lebih tinggi masing-masing memperoleh tambahan 3%, 4%, dan 5% dari total poin; pemilik TOPIK Level 5 atau 6 juga dapat memperoleh pembebasan dari program bahasa Korea sesuai ketentuan GKS-U 2027. 
CTA Banner kursus bahasa Korea untuk persiapan TOPIK

Mau Mempersiapkan Bahasa Korea untuk Seleksi Beasiswa GKS? Yuk, Belajar bareng Cetta Korean!

Menyiapkan dokumen GKS memang membutuhkan ketelitian tinggi pada setiap detail persyaratan administratif.

Kemampuan bahasa Korea dapat melengkapi profil akademikmu, terlebih kepemilikan sertifikat TOPIK level 3 ke atas memberikan poin preferensi tambahan dalam evaluasi seleksi.

Selain melengkapi profil akademik, kemampuan bahasa Korea sangat dibutuhkan untuk berkomunikasi sehari-hari dalam berkegiatan dengan normal di Korea.

Untuk membantumu membangun kemampuan bahasa Korea dari level dasar hingga persiapan sertifikasi resmi, Cetta Korean menghadirkan beberapa pilihan program belajar interaktif:

  • Reguler: Kelas bimbingan berjenjang dari level pemula untuk menguasai tata bahasa (munbeop), kosakata, dan pemahaman teks bahasa Korea secara bertahap.
  • Intensive: Program akselerasi dengan frekuensi pertemuan padat per minggu untuk mempercepat pemahaman materi bahasa Korea dalam durasi belajar yang lebih ringkas.
  • Private 1on1: Sesi privat eksklusif bersama satu tutor dengan jadwal fleksibel serta materi yang disesuaikan khusus dengan kebutuhan persiapan studimu.
  • Group: Kelas interaktif dalam kelompok kecil untuk melatih komunikasi dua arah dan berdiskusi secara suportif bersama rekan belajar.
  • TOPIK II Preparation: Bimbingan intensif membedah strategi soal mendengar (deutgi), membaca (ilgi), dan menulis esai (sseugi) untuk mengejar target skor sertifikasi resmi.
  • Malhagi: Kelas fokus keterampilan berbicara (speaking) untuk melatih kelancaran pelafalan, intonasi alami, dan rasa percaya diri saat menghadapi sesi wawancara beasiswa.

Mempersiapkan kemampuan bahasa sejak jauh hari membantumu melangkah lebih mantap saat periode pendaftaran beasiswa resmi dibuka.

Amankan slot belajarmu sekarang dan konsultasikan target belajar bahasa Koreamu secara gratis hari ini di Cetta Korean!

Daftar Isi
Artikel Terbaru
seorang wanita sedang mengerjakan soal dengan pakaian rapi
Cara Menulis Jaso-seo (자기소개서) yang Bikin Aplikasi Kuliahmu di Korea Dilirik

Pernah mendadak blank dan cemas saat menatap formulir…

Cover Artikel Cara Daftar Program Student Exchange ke Universitas di Korea Selatan
Cara Daftar Program Student Exchange ke Universitas di Korea Selatan

Kuliah satu semester di Korea Selatan bisa jadi…

Cover Artikel Asrama Kampus (Gisuksa) di Korea_ Fasilitas, Biaya, dan Peraturannya
Asrama Kampus (Gisuksa) di Korea: Fasilitas, Biaya, dan Peraturannya

Kalau kamu berencana kuliah di Korea Selatan, tempat…