1. Seoul Lantern Festival

- Berjalan menyusuri Cheonggyecheon Stream sejauh hampir 1 km yang dihiasi ribuan lampion tematik.
- Mengikuti workshop pembuatan lampion mini, cocok buat kamu yang ingin membawa pulang kenang-kenangan khas Korea.
- Menikmati street food khas musim dingin, seperti hotteok (pancake isi madu) dan fish cake soup yang menghangatkan.
2. Busan Christmas Tree

- Pertunjukan musik Natal dan tarian jalanan setiap akhir pekan.
- Bazar makanan khas musim dingin seperti tteokbokki, fish cake, dan sweet roasted chestnut.
- Lomba foto dan dekorasi Natal untuk wisatawan, dengan hadiah menarik dari panitia lokal.
3. Garden of Morning Calm Lighting Festival

- Menyusuri Moonlight Garden Trail, jalur khusus yang diterangi lampu berwarna biru keunguan.
- Mengunjungi Tree of Light, spot foto paling populer dengan latar pepohonan berlampu ungu dan pink.
- Beristirahat sambil menikmati minuman hangat tradisional Korea, seperti yujacha (teh citron) di kafe dalam area taman.
4. MBC Gayo Daejejeon

- Line-up bintang besar yang berubah tiap tahun, mencakup idol dari berbagai agensi besar seperti HYBE, SM, JYP, dan YG.
- Panggung countdown tahun baru, di mana seluruh artis dan penonton ikut menghitung detik menuju pergantian tahun.
- Merchandise eksklusif dan photobooth tematik di area sekitar venue bagi pengunjung lokal dan turis.
5. SBS Gayo Daejeon

- Konsep tematik tiap tahun, seperti The Wonder of K-pop, Next Wave, hingga Connect, Enjoy, and Share.
- Kolaborasi lintas generasi, di mana idol senior dan rookie tampil bersama di satu panggung.
- Penampilan spesial dan duet tak terduga, misalnya antara idol dari agensi berbeda yang jarang tampil bareng.
6. Bosingak Bell Ringing Ceremony

- Datang sebelum pukul 22.00, karena area sekitar Jonggak biasanya penuh sesak.
- Gunakan transportasi umum seperti subway (turun di Stasiun Jonggak, Line 1).
- Siapkan sarung tangan dan jaket tebal, suhu bisa turun hingga -5°C di malam hari.
7. Jeju Fire Festival

- Torch parade (arak-arakan obor) bersama warga setempat di kaki bukit.
- Pameran budaya dan kuliner lokal Jeju, dari kimchi khas pulau hingga minuman tradisional makgeolli.
- Pementasan tari dan musik rakyat yang menggambarkan rasa syukur atas panen dan harapan untuk tahun baru.
8. KBS Gayo Daechukje

- Lineup spektakuler. Grup-grup besar seperti BTS, EXO, TWICE, Seventeen, hingga NewJeans pernah tampil di sini dengan konsep panggung yang belum pernah ditunjukkan di tempat lain.
- Kolaborasi lintas generasi. Bayangkan musisi veteran tampil satu panggung dengan idol muda dalam format orkestra megah, sebuah pengalaman yang jarang kamu lihat di konser K-pop biasa.
- Segmen penghargaan dan tribute. Selain penampilan, KBS juga sering menampilkan momen penghormatan untuk artis legendaris dan kontribusi mereka di dunia musik Korea.
Tips Menikmati Festival Akhir Tahun di Korea
Sebelum kamu berangkat menikmati deretan festival di Korea, ada baiknya kamu perhatikan beberapa tips berikut agar perjalananmu makin lancar dan berkesan:- Siapkan pakaian musim dingin tebal. Akhir tahun di Korea (Desember–Januari) bisa mencapai suhu di bawah nol derajat. Pastikan kamu membawa jaket tebal, sarung tangan, dan sepatu anti-slip, terutama kalau kamu berencana menghadiri festival outdoor seperti Garden of Morning Calm Lighting Festival atau Jeju Fire Festival.
- Datang lebih awal ke lokasi acara. Festival besar seperti Bosingak Bell Ceremony atau konser musik K-pop akhir tahun biasanya dipadati ribuan pengunjung. Datang lebih awal akan membantumu mendapatkan spot terbaik dan menghindari antrean panjang.
- Cek jadwal resmi festival. Meskipun umumnya digelar setiap tahun, jadwal bisa berubah tergantung kondisi cuaca atau kebijakan setempat. Selalu cek situs resmi atau akun media sosial pariwisata Korea sebelum berangkat.
- Nikmati kuliner khas musim dingin Korea. Jangan lewatkan jajanan hangat seperti hotteok (pancake isi madu), odeng (fish cake), dan tteokbokki pedas di area festival. Rasanya makin nikmat di udara dingin!
- Pelajari sedikit bahasa Korea. Warga lokal akan senang kalau kamu bisa menyapa atau berterima kasih dalam bahasa mereka. Kalimat sederhana seperti “Annyeonghaseyo” (halo) dan “Gamsahamnida” (terima kasih) bisa bikin interaksi jadi lebih hangat.