1. Sebae (세배)

2. Tteokguk (떡국)

3. Permainan Tradisional Tahun Baru

1. Yutnori (윷놀이)
Ini adalah permainan papan tradisional Korea yang dimainkan oleh dua tim atau lebih. Mereka melempar empat tongkat kayu (yut) untuk menentukan langkah bidak di papan. Walau tampak santai, permainan ini bisa memicu tawa dan teriakan seru dari seluruh keluarga. Jangan ragu ikut bermain meski belum paham betul aturannya, orang Korea akan senang melihat antusiasme kamu!2. Jegichagi (제기차기)
Mirip seperti permainan sepak bulu ayam di Indonesia. Tujuannya adalah menendang jegi (bola kecil dari kain) setinggi dan sebanyak mungkin tanpa jatuh ke tanah. Anak-anak biasanya sangat bersemangat memainkan ini di halaman rumah.3. Tuho (투호)

4. Hanbok dan Kunjungan ke Keluarga (한복 입기 & 친척 방문)
Tahun Baru di Korea bukan hanya tentang makanan dan permainan, tapi juga tentang penampilan dan silaturahmi. Pada hari pertama Seollal, banyak keluarga mengenakan hanbok (한복), pakaian tradisional Korea yang punya warna cerah dan desain elegan. Bagi orang Korea, memakai hanbok saat Tahun Baru adalah cara untuk menghormati leluhur dan menunjukkan rasa syukur. Biasanya, setiap anggota keluarga mengenakan hanbok yang sudah disiapkan khusus, lalu berfoto bersama sebelum melakukan upacara sebae. Kalau kamu adalah orang asing yang tinggal di Korea, kamu tidak wajib memakai hanbok. Tapi, kalau kamu mendapat undangan untuk menghadiri perayaan keluarga, memakai atau mencoba hanbok sederhana bisa jadi tanda sopan santun dan penghargaan. Banyak toko penyewaan hanbok di Korea yang menyediakan versi modern yang nyaman dan tetap indah. Selain berpakaian, tradisi penting lainnya adalah berkunjung ke rumah keluarga besar atau kerabat. Momen ini mirip seperti mudik di Indonesia. Semua anggota keluarga biasanya berkumpul di rumah orang tua tertua untuk makan bersama, saling memberi salam, dan menceritakan kabar selama setahun terakhir. Kalau kamu diajak ikut, ingat beberapa hal sederhana berikut:- Bawalah buah atau hadiah kecil seperti kue beras (tteok) sebagai tanda terima kasih.
- Ucapkan salam dengan membungkuk ringan saat masuk rumah.
- Hindari menolak makanan langsung; kalau tidak bisa makan banyak, cukup katakan “조금만 주세요 (jogeumman juseyo)” yang berarti “sedikit saja, tolong.”
Bagaimana Menyesuaikan Diri dengan Tradisi Korea
Kalau kamu berencana tinggal lama di Korea, memahami tradisi Tahun Baru seperti Sebae, Tteokguk, atau Charye bukan sekadar pengetahuan budaya tapi juga kunci untuk beradaptasi dengan lingkungan sosial di sana. Orang Korea sangat menghargai kesopanan, terutama dari orang asing yang berusaha mengikuti kebiasaan lokal mereka. Berikut beberapa tips agar kamu bisa menyesuaikan diri dengan baik saat menghadiri perayaan Tahun Baru Korea yaitu:- Pelajari Etika Dasar Salam dan Gestur. Biasakan membungkuk ringan saat memberi salam, terutama kepada orang yang lebih tua. Saat menerima atau memberikan sesuatu, gunakan dua tangan sebagai tanda hormat.
- Tunjukkan Ketertarikan pada Tradisi. Jangan takut bertanya tentang makna setiap kegiatan. Misalnya, tanyakan arti dari sebae atau kenapa harus makan tteokguk. Orang Korea akan menganggapmu sopan dan menghargai budaya mereka.
- Gunakan Bahasa Korea Sederhana. Ucapan seperti “새해 복 많이 받으세요 (Saehae bok mani badeuseyo)” bisa meninggalkan kesan positif yang besar. Bahasa adalah jembatan yang mempererat hubungan sosial, terutama di acara keluarga.
- Ikut Berpartisipasi dengan Tulus. Entah ikut bermain yutnori atau membantu menata meja makanan, menunjukkan inisiatif akan membuatmu lebih diterima di lingkungan baru.