Terimakasih dalam Bahasa Korea, Formal dan Kasual Lengkap Beserta Contohnya

seorang anak kecil membawa sebuah papan bertuliskan terimakasih|tangah menengadah terbuka dan ada tulisan thank you.
Daftar Isi

Artikel ini mengupas tuntas berbagai cara mengucapkan terima kasih dalam bahasa Korea guna mengatasi kebingungan antara penggunaan bahasa formal dan kasual. Banyak pembelajar sering merasa canggung atau takut salah pilih kata saat berinteraksi langsung dengan penutur asli.

Salah menempatkan level kesopanan bisa merusak suasana atau bahkan menyinggung lawan bicara kamu. Cetta hadir dengan solusi panduan praktis agar kamu bisa berkomunikasi dengan natural dan penuh rasa hormat.

Banner Ajakan Belajar Bahasa Korea di Cetta Korean

Apa Arti “Terima Kasih” dalam Bahasa Korea?

Dalam bahasa Korea, ungkapan “terima kasih” yang paling umum adalah 감사합니다 (gamsahamnida). Kata ini berasal dari gamsa yang berarti penghargaan dan hamnida yang berarti melakukan.

Jadi, secara literal bermakna “saya melakukan rasa terima kasih” atau “saya berterima kasih.” Kata ini digunakan dalam situasi formal seperti saat berbicara dengan orang yang lebih tua atau atasan.

Gunakan pengucapan yang benar yaitu gamsahamnida agar kamu terdengar lebih natural di telinga orang Korea. Hindari pelafalan “kamsamida” yang sering terdengar kurang tepat secara fonetik.

Ungkapan Terima Kasih Formal (Formal Expression)

Menunjukkan rasa hormat lewat bahasa adalah hal krusial dalam budaya Korea. Penguasaan ungkapan ini sangat membantu saat kamu melakukan perkenalan diri dalam bahasa Korea di situasi resmi.

1. 감사합니다 (Gamsahamnida)

Ini adalah bentuk ucapan terima kasih paling umum dan serbaguna dalam bahasa Korea. Kamu bisa menggunakannya di hampir semua situasi formal seperti saat wawancara kerja, di tempat kerja, ketika menerima hadiah dari orang tua, atau bahkan saat berinteraksi dengan orang asing.

Contoh kalimat:

물건 사 주셔서 감사합니다.
(Mulgeon sa jusyeoseo gamsahamnida.)
Terima kasih sudah membelikan barang.

Kalau kamu baru mulai belajar bahasa Korea dan ingin menguasai ekspresi dasar seperti ini, kamu bisa coba ketahui tips memilih kursus bahasa Korea gratis berikut.

2. 대단히 감사합니다 (Daedanhi Gamsahamnida)

Kalau kamu ingin mengekspresikan rasa terima kasih yang sangat dalam dan tulus, gunakan versi ini. Kata 대단히 (daedanhi) berarti “sangat” atau “dengan tulus”, jadi frasa ini terdengar lebih sopan dan formal daripada “gamsahamnida” biasa. Biasanya digunakan dalam situasi resmi, seperti upacara, pidato, atau email profesional.

Contoh kalimat:

여러분의 관심에 대단히 감사합니다.
(Yeoreobun-ui gwansime daedanhi gamsahamnida.)
Terima kasih banyak atas perhatian kalian.

3. 정말 감사합니다 (Jeongmal Gamsahamnida)

Kalau kamu ingin menambahkan nuansa lebih personal dan tulus, kamu bisa menambahkan kata 정말 (jeongmal) yang berarti “benar-benar” atau “sungguh-sungguh.” Ekspresi ini tetap sopan, tapi terasa lebih hangat dan emosional, cocok dipakai saat seseorang benar-benar membantu kamu atau memberi dukungan besar.

Contoh kalimat:

도와주셔서 정말 감사합니다.
(Dowajusyeoseo jeongmal gamsahamnida.)
Terima kasih banyak karena sudah membantu saya.

Ungkapan Terima Kasih Semi-formal & Kasual

Jika berbicara dengan teman kantor atau kenalan baru yang usianya hampir sama, gunakan bentuk semi-formal. Cara ini sangat efektif untuk memperkaya kosakata bahasa Korea sehari-hari kamu.

1. 감사해요 (Gamsahaeyo)

Versi ini adalah bentuk lebih santai dari gamsahamnida, tapi masih tetap sopan. Biasanya digunakan untuk berbicara dengan orang yang tidak terlalu dekat, tapi juga bukan situasi yang terlalu resmi misalnya dengan teman kursus, senior di kampus, atau rekan kerja yang sebaya.

Contoh kalimat:

선물 정말 감사해요!
(Seonmul jeongmal gamsahaeyo!)
Terima kasih banyak atas hadiahnya!

Kalau kamu masih belum yakin seberapa akrab hubunganmu dengan lawan bicara, gunakan bentuk ini, aman dan tetap terdengar sopan tanpa kaku.

2. 고마워요 (Gomawoyo)

Masih di level semi-formal, gomawoyo (고마워요) terdengar lebih hangat dan personal dibandingkan gamsahaeyo. Bentuk ini sering digunakan antar teman atau orang yang sudah saling mengenal, tapi masih menjaga kesopanan.

Contoh kalimat:

기다려 줘서 고마워요.
(Gidaryeo jwoseo gomawoyo.)
Terima kasih sudah menunggu.

Apa beda gamsahamnida dan gomawo? Kalau gamsahamnida terdengar netral dan formal, gomawoyo terasa lebih ramah dan penuh keakraban, mirip seperti perbedaan antara “terima kasih banyak” dan “makasih banget” dalam bahasa Indonesia.

UngkapanLevel KesopananKapan Digunakan
감사합니다 (Gamsahamnida)FormalUntuk orang lebih tua, atasan, guru, situasi resmi
감사해요 (Gamsahaeyo)Semi-formalUntuk kenalan baru, rekan kerja, teman di kelas
고마워요 (Gomawoyo)Semi-formal hangatUntuk teman akrab tapi tetap sopan
고마워 (Gomawo)KasualUntuk sahabat, saudara, atau orang sebaya yang dekat

Ungkapan Terima Kasih dalam Situasi Kasual (Untuk Teman Dekat)

Jika kamu ngobrol sama sahabat atau pasangan, pakailah bentuk ucapan yang lebih santai. Beberapa di antaranya bahkan masuk dalam daftar kata-kata gaul dalam bahasa Korea yang sering muncul di drakor.

1. 고마워 (Gomawo)

Ini bentuk paling kasual dari “terima kasih” dalam bahasa Korea. Biasanya dipakai di antara teman dekat, pasangan, atau orang yang sebaya dan sudah akrab.

Contoh kalimat:

고마워! 진짜 많이 도와줬어.
(Gomawo! Jinjja mani dowajwosseo.)
Makasih! Kamu bener-bener banyak bantu aku.

Contoh percakapan (kayak di drama):

A: 나 도와줬잖아~ (Na dowajwotjana~) artinya: Aku kan udah bantu kamu~
B: 고마워~ 진짜 최고야! (Gomawo~ jinjja choegoya!) artinya: Makasih! Kamu emang yang terbaik!

2. 정말 고마워 (Jeongmal Gomawo)

Kalau kamu ingin menambahkan kesan lebih tulus atau emosional, tambahkan kata 정말 (jeongmal) yang berarti “benar-benar”. Gaya bahasanya tetap santai, tapi terasa lebih hangat dan heartfelt.

Contoh kalimat:

정말 고마워, 너밖에 없어.
(Jeongmal gomawo, neobakke eopseo.)
Makasih banget, cuma kamu yang ada buat aku.

3. 고마워요~ 진짜! (Gomawoyo~ Jinjja!)

Versi ini sering muncul di drama romantis atau media sosial, dan biasanya diucapkan dengan ekspresi manja, terharu, atau bercanda. Kalimat ini terasa emosional dan ekspresif, cocok banget untuk komunikasi ringan antar teman dekat.

Contoh kalimat:

고마워요~ 진짜! 감동했어요.
(Gomawoyo~ jinjja! Gamdonghaesseoyo.)
Makasih banget~ serius deh, aku terharu!

Tips Cetta: Supaya nggak salah pakai ekspresi kayak gini, pastikan kamu tahu cara belajar bahasa yang efektif dan bisa bedain konteks formal vs kasual. Kamu bisa baca artikel ini: 10 Alasan Banyak Orang Gagal Belajar Bahasa (Padahal Sudah Kursus).

Variasi dan Bentuk Tidak Langsung

Selain ucapan langsung, ada beberapa frasa lain untuk menunjukkan apresiasi secara halus. Pengetahuan ini sangat berguna saat kamu mempelajari kosakata bahasa Korea berbelanja atau urusan pekerjaan.

1. 고맙습니다 (Gomapseumnida)

Bentuk ini sama sopannya dengan “감사합니다”, tapi terasa sedikit lebih klasik. “Gomapseumnida” sering dipakai oleh orang Korea generasi lebih tua, atau dalam situasi yang ingin menonjolkan rasa hormat tapi dengan nada lebih hangat.

Contoh kalimat:

초대해 주셔서 고맙습니다.
(Chodaehae jusyeoseo gomapseumnida.)
Terima kasih sudah mengundang saya.

Kapan digunakan:

  • Saat acara resmi seperti pertemuan keluarga besar atau undangan acara formal
  • Ketika ingin terdengar sopan tapi lebih personal dibanding “gamsahamnida”

2. 신경 써 주셔서 감사합니다 (Sin-gyeong sseo jusyeoseo gamsahamnida)

Secara harfiah berarti “Terima kasih sudah memperhatikan saya.” Ungkapan ini menunjukkan rasa terima kasih yang lebih mendalam dan personal, biasanya untuk menghargai perhatian, kepedulian, atau bantuan emosional dari seseorang.

Contoh kalimat:

아픈 저를 신경 써 주셔서 감사합니다.
(Apeun jeoreul singyeong sseo jusyeoseo gamsahamnida.)
Terima kasih sudah peduli saat saya sakit.

Kapan digunakan:

  • Saat seseorang menanyakan kabar atau membantu secara tulus
  • Dalam email profesional untuk menunjukkan empati

3. 수고하셨어요 / 수고 많으셨습니다 (Sugohasyeosseoyo / Sugo manheusyeotseumnida)

Meskipun bukan ucapan “terima kasih” secara langsung, frasa ini digunakan untuk menghargai usaha dan kerja keras seseorang. Artinya bisa diibaratkan seperti “Kerja bagus!” atau “Terima kasih atas usahanya.”

Contoh kalimat:

오늘도 수고 많으셨습니다!
(Oneuldo sugo maneusyeotseumnida!)
Terima kasih atas kerja kerasmu hari ini!

Kapan digunakan:

  • Di tempat kerja atau kampus setelah menyelesaikan proyek
  • Setelah kegiatan kelompok, acara, atau rapat
  • Cocok untuk menunjukkan rasa terima kasih dengan nada profesional

Kalau kamu sering dengar frasa ini di drama Korea atau tempat kerja, itu tandanya kamu sudah mulai peka dengan konteks sosial dan budaya bahasanya!

Tips Menggunakan Ungkapan “Terima Kasih” Secara Tepat

Sekarang kamu sudah tahu berbagai macam cara bilang “terima kasih” dalam bahasa Korea dari yang formal sampai kasual. Tapi tahu nggak, Cetz, kalau pemilihan level keformalan yang salah bisa bikin kesan yang berbeda di mata orang Korea? Yuk, pelajari cara pakainya biar terdengar natural seperti native!

1. Pilih Level Keformalan Sesuai Lawan Bicara

Dalam budaya Korea, hierarki dan kesopanan itu penting banget. Jadi, level bahasa yang kamu gunakan harus disesuaikan dengan usia dan hubungan sosial dengan lawan bicara.

  • Formal (감사합니다 / 고맙습니다) untuk guru, atasan, orang tua, atau orang yang baru kamu kenal.
  • Semi-formal (감사해요 / 고마워요) untuk teman kantor atau kenalan yang seumuran tapi belum akrab.
  • Kasual (고마워 / 정말 고마워) hanya untuk teman dekat, adik, atau pasangan.


Kalau ragu, selalu gunakan bentuk formal. Lebih baik terdengar terlalu sopan daripada dianggap tidak sopan oleh orang Korea.

2. Hindari Kesalahan Umum Saat Mengucapkan “Terima Kasih”

Banyak pelajar bahasa Korea (terutama pemula) sering melakukan kesalahan ini:

  1. Salah sebut pelafalan. Kadang “gamsahamnida” dilafalkan jadi “kamsahamnida”. Meskipun masih bisa dimengerti, pengucapan “g” lebih natural buat native Korea.
  2. Gunakan ekspresi kasual ke orang yang lebih tua. Misalnya, bilang “고마워 (gomawo)” ke guru atau orang tua. Ini bisa dianggap tidak sopan.
  3. Lupa menambahkan konteks atau ekspresi non-verbal. Orang Korea sering menundukkan kepala sedikit sambil mengucapkan terima kasih. Hal ini memperkuat kesan hormat dan tulus.

3. Biar Terdengar Natural, Belajarlah Lewat Percakapan Asli

Kamu bisa hafal semua bentuk “terima kasih”, tapi yang bikin kamu benar-benar lancar adalah latihan berbicara langsung dengan tutor atau native speaker. Coba biasakan diri mendengar intonasi dan situasi dari drama Korea, lagu, atau obrolan nyata.

Sama seperti Vickel yang akhirnya menemukan tutor bahasa idaman lewat Cetta, kamu juga bisa belajar bahasa Korea dengan cara yang lebih personal, intens, dan menyenangkan, tanpa harus bingung soal tata bahasa dan konteks.

Banner Ajakan Belajar Bahasa Korea di Cetta Korean

Upgrade Skill Bahasa Korea Kamu dan Ngobrol Lebih Natural Bareng Cetta!

Memahami ucapan terima kasih adalah kunci komunikasi, tapi sekadar hafal kata saja tidak cukup untuk bisa ngobrol lancar. Tanpa latihan percakapan yang tepat, kamu tetap akan merasa grogi dan kaku saat berhadapan dengan orang Korea asli di tahun 2026 ini.

Jangan biarkan kemampuan bahasamu jalan di tempat! Yuk, gabung di kelas Cetta Korean Chogeup 1 dan nikmati berbagai keuntungan belajarnya:

  • Materi Lengkap: Belajar Hangeul, Basic Grammar, Basic Vocabulary, & Basic Conversation secara sistematis.
  • Fleksibel & Intens: Dirancang untuk kamu yang ingin belajar lebih personal dan langsung sesuai tujuan harian.
  • Tutor Berpengalaman: Dibimbing langsung agar pelafalanmu terdengar natural dan tidak kaku seperti robot.
  • Konteks Budaya: Memahami kapan harus menggunakan bentuk formal atau kasual agar tidak salah sasaran.

Masih bingung harus mulai dari level mana? Yuk, langsung konsultasi gratis untuk cek level kemampuanmu sekarang melalui WhatsApp admin Cetta Korean!

Daftar Isi
Artikel Terbaru
seorang perempuan memegang buku dan kacamata terlihat seperti pelajar
Cara Daftar TOPIK 2026 di Indonesia: Syarat, Biaya, dan Alur Pendaftaran Lengkap

Artikel ini bakal ngebahas soal cara daftar TOPIK…

ilustrasi pelajar yang mencari tau apa itu GIST Scholarship
Apa Itu GIST Scholarship: Penjelasan, Persyaratan, dan Tips Lolos

Annyeong, Cetz! Ada kabar baik nih buat kalian…

tiga anak muda berpakaian seperti idol dan ber pose seperti idol yang sedang tampil di panggung
Arti Teto dan Egen yang Lagi Viral di Korea: Lebih Akurat dari MBTI?

Artikel ini membahas tentang istilah teto dan egen…